Misteri Danau Poyang, Segitiga Bermuda Dari Timur

Misteri Danau Poyang, Segitiga Bermuda Dari Timur

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Untuk alasan apa pun, beberapa lokasi di planet kita ini tampaknya memiliki kebiasaan untuk menghilangkan sesuatu. Banyak dari tempat-tempat ini di mana kekuatan di luar kendali atau pemahaman kita berkonspirasi untuk menghisap manusia yang cukup nekat untuk menjelajahi mereka, dan cukup sering juga tidak ada yang tersisa untuk memungkinkan kita mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi. Banyak orang telah mendengar tentang keangkeran Segitiga Bermuda, tapi apa yang banyak orang lain mungkin tidak sadari adalah bahwa, ini hanyalah salah satu dari banyak tempat predator yang mendiami berbagai daerah lain di seluruh dunia. Salah satu tempat tersebut dapat ditemukan di Cina, di mana danau terbesar di negara ini telah lama menerima reputasi sebagai mata air dari keanehan tingkat tinggi yang terus membingungkan dan bercampur aduk dengan imajinasi hingga hari ini.

Terbentang dalam keindahan dari pedesaan di Provinsi Jiangxi, Cina, adalah sebuah danau yang disebut sebagai Danau Poyang. Berukuran rata-rata sekitar 3.500 kilometer persegi (1.400 sq. Mi), adalah danau air tawar terbesar di China, dan merupakan titik perhentian penting bagi jutaan burung yang bermigrasi setiap tahunnya, serta merupakan habitat langka dari lumba-lumba finless air tawar, yang secara lokal dikenal disebut Jiangzhu, atau "babi sungai." Selain keanekaragaman hayati yang kaya ini, danau ini juga memiliki sejarah yang kaya selama berabad-abad. Pembentukan danau ini sendiri di perrkirakan dimulai sekitar 400 SM, ketika Sungai Gan membanjiri wilayah ini, secara dramatis menelan Kabupaten Poyang dan Kabupaten Haihun, menciptakan eksodus massal manusia yang mencari lokasi untuk melarikan diri dari invasi tanpa henti dari danau yang terus tumbuh. Pada satu titik, selama Dinasti Tang, pertumbuhan fenomenal dari danau yang membengkak ini memakan area hingga 6.000 kilometer persegi (2.300 sq. Mi), dan pembentukan tak terbendung danau ini pula yang bertanggung jawab untuk kesejahteraan warga kota Wucheng, di provinsi Jiangxi, yang diuntungkan dari masuknya para pengungsi di awal terbentuknya danau ini yang kini menjadi pemukim tetap.

Misteri Danau Poyang, Segitiga Bermuda Dari Timur
Danau Poyang
Pada tahun 1363, Danau Poyang pernah menjadi tempat dari bentroknya dua angkatan laut besar paling berdarah dalam sejarah klasik, ketika armada besar tentara dari dinasti Ming versus Han bentrok di sini selama hari-hari terakhir dari Dinasti Yuan yang dipimpin Mongol, yang dikenal sebagai Pertempuran Danau Poyang. Pertempuran yang intens dengan penggunaan teknologi yang relatif baru dari senjata api dan mesiu, dimana benteng raksasa yang mengambang yang disebut kapal menara meluncur saling serang satu sama lain dalam pertempuran angkatan laut yang ganas. Dan buntut dari pertempuran sengit ini, Ming muncul sebagai pemenang, mengambil alih kendali negara, dan pemimpin Zhu Yuanzhang menjadi kaisar pertama dari Dinasti Ming yang berkuasa.

Danau ini tidak hanya memiliki sejarah peperangan dan kekerasan saja, namun juga diselingi oleh misteri aneh yang mengelilinginya, di sini adalah tempat di mana banyak kapal telah menjelajah hanya untuk menghilang dan tidak pernah kembali, kejadian menghilangnya kapal begitu banyak terjadi hingga danau Poyang ini sering disebut sebagai "Segitiga Bermuda dari Timur," atau "The Waters of Death" atau "The Place of Death" oleh penduduk setempat. Salah satu kasus hilang ini terjadi selama Perang Dunia II, ketika invasi dan pendudukan Jepang atas Cina sedang pada puncaknya. Pada tanggal 16 April 1945, sebuah kapal kargo Jepang seberat 2.000 ton, Kobe Maru, bersama dengan sekitar 200 tentara kekaisaran Jepang, melintasi danau ini di dekat kuil Laoye, kapal ini sarat dengan harta curian, artefak berharga hasil jarahan, secara misterius tenggelam tanpa sebab di bawah kondisi cuaca yang benar-benar bersih. Tenggelamnya secara misterius kapal tersebut membuat Angkatan Laut Jepang mengirimkan tim penyelamat sebanyak tujuh orang penyelam untuk pergi memulihkan isi kargo kapal yang dipenuhi benda berharga tersebut, namun hanya satu penyelam saja yang kembali selamat. Ketika penyelam tersebut kembali, ia diduga menjadi stres, sesuatu yang telah dilihatnya dibawah kedalaman danau telah menerornya hingga ia mengalami depresi berat. Penyelam ini dikatakan tidak pernah membeberkan apa yang sebenarnya telah terjadi, dan memang ia dilaporkan menjadi murung sejak kejadian itu, tidak responsif, dan nyaris gila oleh teror misterius dari dalam danau dan tak ada satu pun dari penyelam lain atau salah satu kru atau bahkan memo dari kapal Kobe Maru yang pernah terlihat lagi. Semuanya menghilang di bawah kegelapan dasar danau yang misterius.

Setelah perang berakhir, pemerintah China berusaha mencoba untuk mencari kapal tersebut, berharap untuk mendapatkan kembali beberapa barang antik berharga dan peninggalan yang telah dicuri dari mereka oleh Jepang di masa lalu. Lantas China menyewa ahli asal Amerika, Edward Boer untuk menemukan reruntuhan kapal, tetapi sayangnya ia tidak hanya gagal untuk menemukan tanda-tanda apapun dari keberadaan kapal setelah pencarian yang melelahkan selama satu bulan, bahkan beberapa tim penyelamnya dikabarkan telah menghilang tanpa jejak. Membuat seluruh kasus ini menjadi lebih aneh adalah bahwa kapal yang diperkirakan telah tenggelam itu hanya berjarak 30 kaki dari permukaan air danau yang sebagian besarnya memang cukup dangkal. Boer sendiri tetap tutup mulut hingga satu dekade kemudian ketika ia menerbitkan laporan aneh di United Nation Environment News. Di dalam artikel tersebut, Boer mengambarkan peristiwa yang mengerikan. Boer mengaku ketika ia menyelam dengan timnya, ada cahaya terang yang menyilaukan bangkit naik dari arah bawah danau yang gelap, diikuti dengan suara yang melengking. Dia menjelaskan bahwa danau itu sendiri kemudian tampak bergejolak dan mereka sadar bahwa mereka sedang ditarik oleh suatu kekuatan tak terlihat. Boer juga mengklaim bahwa ia telah berhasil lepas dari pusaran aneh yang menghisap mereka, sampai pada jarak dimana ia menyaksikan dengan ngeri saat timnya terhisap oleh cahaya terang yang berasal dari dasar danau tersebut, mereka tak pernah kembali lagi.

Lenyapnya Kobe Maru dan para penyelam yang pergi untuk mencari harta terpendam, lantas tidak berarti bahwa mereka hanya satu-satunya korban danau tersebut, perairan ini telah lama melahap kapal yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari kapal nelayan, kapal pesiar, kapal kargo pengangkut dan juga kapal militer. Selama periode dari tahun 1960-an hingga 1980-an, terhitung cukup mengejutkan, yakni totalnya ada sekitar 200 kapal telah menghilang secara misterius di sini, bersamaan dengan lenyapnya sekitar 1.600 orang, yang kesemuanya tidak pernah terlihat lagi. Di satu hari yang cerah pada tanggal 3 Agustus 1985, total ada 13 kapal menghilang tanpa jejak hanya dalam satu hari. Beberapanya ada yang telah berhasil kembali namun dengan hilangnya ingatan, depresi berat, serta mengalami penyakit mental yang kronis, bahkan ada yang menjadi gila. Banyak kapal terus menghilang di Danau Poyang bahkan sampai hari ini. Di tahun 2001 sebuah kapal kargo besar membawa pasir tiba-tiba diserang oleh gelombang besar yang tiba-tiba muncul dalam kondisi cuaca tenang, hingga kapal tersebut tenggelam hilang tanpa jejak. Salah satu kasus lain baru-baru ini juga sangat aneh yang terjadi pada bulan Maret 2010, di mana sebuah kapal besar seberat 1.000 ton tiba-tiba tenggelam, juga pada kondisi cuaca cerah yang tenang, tenggelam misterius di dekat pantai danau tanpa ada alasan yang masuk akal. Bahkan puing-puingnya tidak pernah ditemukan, menghilang begitu saja.

Misteri Danau Poyang, Segitiga Bermuda Dari Timur

Menambah keanehan dari banyak kasus kapal hilang ini, yakni mereka selalu hilang dibawah kondisi tenang saat cuaca cerah, disisi lain, danau ini relatif dangkal dengan kedalaman rata-rata hanya 8,4 meter (28 kaki), tentunya akan sangat mudah untuk menemukan reruntuhan dan sisa-sisa kapal di semua tempat, namun tidak ada satu pun dari bangkai kapal-kapal ini yang bisa ditemukan, meskipun banyak ekspedisi telah menjelajahi bagian bawah danau ini untuk mencari tanda-tanda keberadaan mereka. 

Salah seorang peneliti di Institut Geografi dan Limnologi Nanjing yang telah menghabiskan banyak waktu untuk mencoba mengungkap misteri di sini, Jiahu Jiang, menyatakan kebingungannya tentang danau ini, ia mengatakan bahwa dengan jumlah besar kapal yang dilaporkan hilang di danau ini, serta tidak adanya bangkai kapal atau sisa-sisa jenazah manusia adalah sebuah hal yang "tak terbayangkan." Satu-satunya petunjuk dari reruntuhan yang pernah ditemukan di sini ditemukan pada awal tahun 2000-an, ketika sebuah ekspedisi arkeologi bawah laut menggunakan peralatan sonar canggih dan pasir pompa menemukan adanya 16 anomali magnetik yang berserakan di bagian bawah danau. Salah satu anomali ditemukan memiliki garis seperti kapal, tetapi hanya beberapa potongan puing yang pernah ditemukan. Lantas mengapa sisa-sisa dari begitu banyak kapal tenggelam di danau ini tetap tidak ditemukan? Kemana mereka pergi? Apakah danau itu sendiri telah mencerna mereka untuk kemudian tidak pernah terlihat lagi?

Selain kapal dan penyelam yang ditelan oleh danau Poyang, ada juga kasus lainnya yang terjadi di sini juga. Pada tahun 1977, ada tiga bendungan yang dibangun di sini, bendungan yang terbesar memiliki panjang 2.000 kaki, dengan lebar 165 kaki, dan tinggi 50 kaki. Suatu hari, bendungan besar ini dikabarkan menghilang begitu saja, tidak meninggalkan sisa atau jejak apapun. Kasus aneh lainnya berasal dari seorang penyelam penyelamat bernama Shen Dahai, ia menghilang saat mencari bangkai kapal di bagian bawah danau. Laporan yang ada menyatakan bahwa tubuhnya kemudian ditemukan keesokan harinya mengambang di Danau Changba Shan, yang anehnya adalah mengingat danau ini terpisah sejauh 15 km dan sama sekali tidak terhubung ke Danau Poyang, lantas bagaimana bisa tubuhnya pindah kesana? Menambah misteri lainnya adalah banyaknya laporan tak terhitung dari kemunculan gelombang pasang tiba-tiba, pusaran air, lampu misterius di bawah air, penampakan UFO, munculnya badai petir spontan hingga bayangan misterius dari monster danau.

Misteri Danau Poyang, Segitiga Bermuda Dari Timur

Ada banyak teori tentang apa yang terjadi di Danau Poyang, mulai dari yang masuk akal hingga yang tidak bisa dicerna oleh akal. Salah satu teori adalah bahwa tenggelamnya kapal-kapal tersebut disebabkan oleh gundukan pasir yang tiba-tiba terbentuk, setidaknya ada satu yang telah ditemukan melalui pencitraan udara. Kapal mungkin telah menabrak gundukan pasir secara langsung atau dipengaruhi oleh pusaran air yang dihasilkan oleh arus berputar di sekitarnya. Namun, teori ini masih gagal untuk menjelaskan kemana menghilangnya setiap bangkai kapal lainnya. Ada juga teori yang menyatakan bahwa portal antar dimensi yang terbuka secara spontan sebagai penyebabnya, pusaran aneh, Black Hole yang membumi, anomali magnetik tak terjelaskan, petir aneh, kekuatan supranatural dan termasuk penculikan yang dilakukan oleh alien. Banyak teori pinggiran tentang kasus hilang di Danau Poyang ini mengacu di satu titik ke lokasi pada posisi 30 derajat lintang utara dari danau ini. Hal ini penting mengingat ada banyak tempat kuno yang juga terletak di sini, serta tempat-tempat terkenal lainnya dari lokasi misterius yang terletak di sepanjang kira-kira garis lintang yang sama, layaknya seperti Segitiga Bermuda itu sendiri.

Hmm,.. Ada apa sebenarnya di balik misteri tempat ini? Apakah semua ini berlabuh pada sebuah kekuatan misterius yang kita tidak akan pernah tahu? Apakah itu hanya tempat yang di diami oleh fenomena alam mematikan yang telah lama meluncurkan legenda seram? Atau lokasi itu dihuni oleh sesuatu yang jahat? Sebuah tempat dari kombinasi niat jahat kerajaan Iblis? Apapun jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini, banyak bangkai-bangkai kapal di Danau Poyang, serta banyak korban jiwa lainnya tetap tak ditemukan, menjadikannya sebagai sebuah rahasia yang sulit untuk dipahami, dan hingga kini Danau Poyang masih menjadi misteri yang hidup ditengah rakyat Tionghoa.

Well saya pribadi berpendapat bahwa tempat-tempat seperti itu sangat mungkin dihuni oleh semacam entitas gaib yang sulit dilacak keberadaannya melalui teknologi yang ada, semacam kerajaan Jin. Dan tentu saja perbedaan dimensi dan waktu yang ada menghasilkan hukum fisika yang berbeda pula untuk dua dunia yang tak sama. Tapi apapun yang bersemayam ditempat-tempat seperti ini, baiknya kita manusia tidak boleh kalah begitu saja dengan kekuatan angkuh yang berusaha mencampuri urusan alam nyata, apalagi menjadikan mereka sebagai sesembahan seperti yang biasa terlihat di Nusantara dimana lokasi-lokasi angker malah dijadikan sebagai sarana ibadah untuk memohon kepada selain Allah, mereka meminta kekuatan kepada Iblis penguasa suatu lokasi demi berbagai kepentingan yang kelak akan merugikan dirinya sendiri. Saya yakin, suatu saat manusia akan mampu membongkar hakikat tempat-tempat terkutuk ini dan menghancurkan segala kejahatan yang tersimpan didalamnya, ya suatu hari nanti Insha Allah. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Tempat Sempurna Untuk Mati

Tempat Sempurna Untuk Mati

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisa’: 29).

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Merupakan sebuah fakta tragis dalam dunia dimana manusia terkadang mendapat dorongan untuk mengakhiri hidup mereka sendiri. Untuk alasan apapun itu, beberapa orang mungkin menemukan prospek bahwa kematian akan lebih menghibur daripada melanjutkan kehidupan. Sedangkan alasan di balik bunuh diri ini sendiri selalu dapat membingungkan, bahkan yang lebih misterius lagi adalah bahwa dalam beberapa kasus ada tempat-tempat di dunia ini yang tampaknya memanggil jiwa-jiwa yang tersesat, memanggil mereka untuk datang ke sana untuk menemui kematian mereka. Tempat-tempat misterius ini memiliki gravitasi sendiri yang tanpa henti menarik manusia kedalam ruang kematian, dan menambah koleksi cerita seram dari jiwa-jiwa yang hilang. Tidak diketahui apa yang menarik orang-orang untuk mati di tempat-tempat yang jauh terpencil ini, dan mengapa mereka terpikat pada perjalanan terakhir mereka. Namun mereka terus berkumpul di lokasi-lokasi tertentu untuk mati pada tingkat yang sulit untuk dijelaskan, mungkin tempat-tempat tersebut memenuhi jiwa mereka dengan kidung putus asa dan sempurnanya kesedihan. Dan dari itu semua, maka di sini kita akan membahas beberapa tempat menyeramkan, tempat yang menghantui dunia untuk memanggil lebih banyak jiwa yang lemah untuk masuk kedalamnya, tempat di mana orang datang hanya untuk mati. Dan saya telah mengkategorikan tempat-tempat ini menurut wilayah paling umum, selamat membaca.

Ternyata Ada Bulan Kecil Yang Sedang Mengorbit Bumi

Ternyata Ada Bulan Kecil Yang Sedang Mengorbit Bumi

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Siapa sangka ternyata bulan yang selama ini kita kenal tidak sendirian, karena rupanya ada objek angkasa lain yang telah mengorbit bumi kita selama setidaknya dalam 100 tahun terakhir, dan tetap tidak ditemukan sampai beberapa bulan yang lalu. Mungkinkah karena benda antariksa ini berukuran sangat kecil hanya dengan diameter 40 meter saja? Apakah benda angkasa ini akan tetap berada di orbitnya yang terpencil atau malah akan cukup dekat untuk menyebabkan tabrakan dan menuai bencana di bumi? Lantas dengan nama apa kita harus menyebutnya, bulan kecil?

Namun para pengamat antariksa tidak melihat objek ini sebagai bulan mini yang mengorbit bumi, melainkan sebuah asteroid yang dinamakan 2016 HO3, sebuah asteroid yang dianggap sebagai satelit quasi planet bumi.

Dalam pernyataan NASA dari penemuan ini, Paul Chodas dari Center for Near Earth Object (NEO) yang mempelajari hal ini di Jet Propulsion Laboratory mengungkapkan bahwa asteroid 2016 HO3 pertama kali terlihat pada tanggal 27 April, 2016, oleh Pan-STARRS1, sebuah teleskop survei asteroid di Haleakala, Hawaii - USA.


Estimasi objek ini berdiameter antara 37 dan 91 meter (120-300 kaki) dan orbit terpencilnya membuat ruang antara ia dan Bumi berada pada jarak sekitar 38 sampai 100 kali jarak dari Bulan. Chodas menggambarkan orbit ini sebagai "tarian kecil bersama bumi" yang membuat 2016 HO3 bergerak cukup jauh untuk melarikan diri gravitasi bumi, tetapi tidak cukup dekat untuk menjadi ancaman, jarak terdekatnya masih berada pada 9 juta mil (14 juta km) jauhnya.

Salah satu asteroid lainnya, 2003 YN107 mengikuti pola orbital yang sama untuk sementara waktu lebih dari 10 tahun yang lalu, tetapi sejak objek tersebut telah pergi dari sekitar kita. Asteroid baru ini jauh lebih terpaku dengan kita. Perhitungan kami menunjukkan bahwa 2016 HO3 telah menjadi satelit quasi stabil Bumi selama hampir satu abad, dan akan terus mengikuti pola ini sebagai pendamping Bumi selama berabad-abad yang akan datang.

Ternyata Ada Bulan Kecil Yang Sedang Mengorbit Bumi

Lantas apakah asteroid 2.016 HO3 hanya satu-satunya satelit quasi Bumi yang sedang mengorbit kita? Mungkin tidak. Dimana ada asap, disitu ada api, dan di mana ada asteroid, tentu ada asteroid lainnya, sebagaimana yang kita ketahui bahwa ada sangat melimpah asteroid yang berada di angkasa. Pada tahun 2012, para peneliti di University of Helsinki telah menghitung "di setiap waktu tertentu setidaknya ada satu asteroid dengan diameter minimal satu meter sedang mengorbit Bumi."

Hmm.. terus apakah kita sedang berada dalam bahaya dari ancaman asteorid 2016 HO3? Di satu sisi, NASA mengatakan asteroid 2016 HO3 akan tetap berada di orbitnya yang tak menentu untuk ratusan tahun kedepan dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun di sisi lain, ingat! Ukurannya itu lebih besar dari asteroid yang menyebabkan peristiwa dahsyat Tunguska pada tahun 1908. Masih berpikir 2016 HO3 tidak perlu dikhawatirkan? Itu pilihan anda. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Ada tempat-tempat misterius di dunia ini yang tampaknya merasa lapar untuk terus menelan dan menghilangkan apa saja. Manusia, pesawat, kapal laut, dan semua yang telah pergi ke tempat-tempat ini dan menemui azab mereka, ditarik paksa dan ditelan oleh sebuah kekuatan alam dan atau mungkin oleh suatu kekuatan yang lebih dari itu. tempat-tempat seperti ini tampaknya seperti predator alam yang tak difahami, berbaring menunggu korbannya yang lengah untuk kemudian diterkam dan menyebabkan mereka menghilang tanpa jejak. Dan salah satu dari banyak tempat berbahaya seperti ini terletak di lepas pantai Inggris. Terbentang di antara perairan berombak dari hamparan pasirnya yang sebagian terendam air laut, tampaknya tidak berbahaya dan aman, namun siapa sangka tempat ini telah berhasil menjerat dan menelan ratusan kapal, berbagai upaya manusia untuk menghindari tempat jahat ini yang secara rakus menelan kapal hingga menjadikan tempat tersebut sebagai legenda yang dipenuhi kejahatan dan mitos tak terbantahkan.

Berbaring di mulut muara Camel River, di lepas pantai utara Cornwall, Inggris, di titik di mana sungai berkelok-kelok yang terhubung dengan Laut Celtic adalah gundukan pasir permanen yang saat ini dikenal sebagai Doom Bar, sebelumnya disebut sebagai Dunbar atau Dune bar. Sekilas hamparan pasir ini tampaknya hanya pasir sederhana, namun ada sesuatu yang tidak menyenangkan tentangnya. Terdiri dari pasir laut dan sedimen dari kulit kerang yang sebagian besar terhampar dalam serangkaian arus pasang surut yang kompleks, Doom Bar dalam banyak hal menyerupai seperti gundukan pasir lain yang ditemukan di daerah lain di bumi, namun ada hal lain yang tersimpan di dalamnya yang menyebabkan tempat ini memperoleh namanya sebagai "Doom Bar," atau "gundukan pasir malapetaka", meskipun asal usul nama ini berasal dari nama "Dunbar."

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal
Muara Camel, Lokasi dimana Doom Bar berada
Menurut tradisi setempat, Doom Bar terbentuk pada masa pemerintahan Henry VIII, yang saat itu merupakan Raja yang memerintah Inggris sejak tahun 1509 hingga 1547. Pada saat itu, pembentukan gundukan pasir baru ini mempresentasikan keadaan bagi masyarakat setempat, khususnya pelabuhan kota Padstow, dimana pelabuhan hanya bisa diakses oleh rute berbahaya melalui tebing-tebing tinggi yang berada disana. Dan kehadiran gundukan pasir ini menambahkan unsur bahaya pada bagian muara ini, gundukan ini kemudian menjadi terkenal karena menjadi sangat mematikan, membuat perjalanan kapal menjadi sulit. Dan kendala tambahan yang disebabkan oleh gundukan pasir ini adalah membuat rute yang sangat sulit untuk di navigasi, dan sejak saat itu Doom Bar memulai karirnya dengan merusak kapal-kapal yang berani mendekatinya.

Segera setelah pembentukannya selesai, banyak kapal hancur atau kandas di atas permukaan berpasir Doom Bar pada tingkat yang mengkhawatirkan, dan selama berabad-abad Doom Bar secara luas dianggap sebagai lokasi bahaya yang signifikan ke titik dimana banyak kapal menolak untuk mencoba melewatinya. Memang, sering dikatakan oleh pelaut, terutama selama badai menerpa, mereka lebih suka mengambil risiko untuk menabrak batu di sepanjang pantai daripada mencoba untuk berlayar melewati tempat terkutuk Doom Bar. Beberapa kapten kapal berani pergi berlayar jauh ke dalamnya untuk menerbitkan naskah rinci untuk menguraikan cara yang tepat menavigasi kapal di kanal ini, tapi tampaknya hanya berakhir dengan menjadi bangkai kapal di gundukan pasir ini. Banyak juga dari bangkai kapal-kapal ini disebabkan oleh hilangnya tenaga angin saat kapal berlayar dan didorong ke area di sekitar Stepper Point, yang pada gilirannya menyebabkan mereka terjatuh ke dalam area dimana hembusan angin menjadi tak menentu yang memaksa kapal langsung menuju Doom Bar, menjadikannya seolah-olah ada beberapa predator tak tampak dengan niat jahat yang sedang mengincar mangsanya. Upaya untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh gundukan pasir ini selalu terbukti sia-sia, karena mereka yang mencoba untuk datang dan berhenti dengan menjatuhkan jangkar ternyata tidak mampu berbuat apapun karena tak ada yang bisa dikait oleh jangkar tersebut, pergeseran pasir di bawah dan upaya lain seperti membuat cincin tambat di tebing hanya berhasil sedikit untuk menghentikan kapal-kapal yang terseret ke dalam Doom Bar.

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal

Rakusnya Doom Bar untuk memerangkap kapal dengan cara yang menakutkan ini tampaknya telah menarik rumor tahayyul di kalangan pelaut dan penduduk setempat bahwa Doom Bar ini terkutuk, angker, atau keduanya. Memang, cerita rakyat setempat mencerminkan sentimen ini, mereka mengatakan bahwa Doom Bar diciptakan oleh seorang putri duyung yang menyimpan dendam dan kemudian mengutuk tempat ini untuk tujuan balas dendam karena ia telah ditembak oleh seorang pria dari desa setempat. Menurut kisah tersebut, seorang pria bernama Tristram Bird suatu hari pergi berburu dan tanpa sengaja menemukan seorang gadis berparas cantik duduk di atas batu-batu pantai sedang menyisir rambut indahnya. Karena begitu terpesona dengan kecantikan gadis muda cantik yang baru ia temui ini membuatnya berani untuk memintanya menikah dengannya, tetapi bukannya mendapat penerimaan, pria tersebut malah ditolak mentah-mentah hingga memaksanya menjadi marah di mana lantas ia menembak putri duyung tersebut. Putri duyung itu kemudian mengutuk pelabuhan tersebut, dan pada hari berikutnya, tiba-tiba muncullah gundukan pasir di muara yang terdiri dari "bangkai kapal dan tubuh manusia yang tenggelam." Anehnya, ramai orang-orang yang sampai hari ini telah melaporkan mendengar suara-suara aneh, seperti suara ratapan tangis dari Doom Bar, terutama setelah badai terjadi, penduduk setempat mengklaim bahwa suara tersebut adalah suara jeritan hantu putri duyung. Ada juga laporan menarik dari penampakan putri duyung yang dikatakan sering terlihat menunggu di perairan dangkal di daerah tersebut dan menarik kapal-kapal yang malang masuk ke dalam Doom Bar. Hmm lantas apakah pasir itu benar-benar angker atau tidak, yang pastinya lokasi tersebut memang telah menjadi salah satu wilayah laut yang sangat berbahaya dari waktu ke waktu, dan ada banyak cerita yang tak terhitung dari kisah bangkai kapal yang ada di sini.

Selama abad ke 19, Doom Bar masih dalam bisnis aktifnya untuk merusak kapal pada tingkat yang mengkhawatirkan, dan berbagai upaya terus dilakukan untuk mencoba dan memperbaiki situasi ini. Salah satu dari upaya tersebut adalah pemasangan kapstan di tebing sekitarnya, namun upaya ini hanya memiliki pengaruh yang kecil. Sebuah solusi yang sangat ambisius diusulkan pada tahun 1846, ketika sebuah perusahaan Plymouth & Padstow Railway datang dengan ide untuk menyingkirkan Doom Bar hingga tak tersisa sama sekali. Perusahaan tersebut pertama kali berencana untuk membuat pemecah ombak untuk menghentikan masuknya pasir dan kemudian mengeruk gundukan pasir, pasir tersebut yang rencananya akan diangkut ke daerah lain untuk keperluan pertanian oleh kereta api yang diusulkan. Meskipun rencana itu akhirnya ditinggalkan, namun ide tersebut kembali diusulkan pada tahun 1858 oleh British Parliamentary Select Committee on Harbours for Refuge, yang sampai pada kesimpulan dimana proyek itu akan terlalu mahal dan tidak praktis, dan bahkan jika Doom Bar itu harus dikeruk maka kemungkinan tidak akan terelakkan lagi gundukan pasir itu akan muncul kembali.

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal

Lantas rencana lain dipertimbangkan juga oleh para pejabat setempat yang semakin frustrasi, termasuk membangun dua dinding besar untuk memandu dan menggerakan air yang berada di sana, tapi hal ini tidak cukup praktis. Ide lainnya adalah untuk mengeruk bagian besar dari tebing di dekat Stepper point dalam rangka meningkatkan aliran angin melalui arah bagian dalam untuk lebih memberikan kontrol kapal dalam memanuver gerakan, dan tentu saja bagian dari tebing itu sebenarnya akan sangat susah untuk digali. Usaha lain yang diterapkan adalah penempatan permanen dari sebuah sekoci sepanjang 23 kaki yang tertambat di Padstow oleh Lembaga Life Boat, dan pembangunan berikutnya adalah rumah sekoci, dengan misi khusus untuk membantu kapal yang terdampar di Doom Bar. Di akhir abad ke 19 dan abad ke 20, solusi utama untuk ancaman Doom Bar adalah pengerukan rutin kanal ini dan pembuatan muara di sekitarnya, yang mana hal tersebut merupakan kegiatan yang masih berlanjut hingga hari ini, dengan sekitar 120.000 ton pasir diangkut dari Doom Bar di tahun 2009 saja. Bahkan dengan pengerukan tak kenal lelah ini masih dipenuhi teka-teki, yakni Doom Bar ini terus meregenerasi dirinya sendiri hampir secepat dengan berkurangnya karena upaya pengerukan, dan ia belum sepenuhnya kalah.

Meskipun dengan segala upaya dan kemajuan teknologi, Doom Bar terus aktiv dalam mengkoleksi bangkai kapal, atau membalikkan kapal hingga hari ini pada tingkat yang mengejutkan, dengan lebih dari 600 insiden, terhitung sejak pencatatan dimulai pada abad ke 19. Seperti di tahun 1997, dua nelayan tewas ketika kapal mereka terbalik di gundukan pasir ini dan mereka terombang-ambing ke wilayah laut berbahaya tanpa rakit, kejadian serupa terulang pada tahun 1994, dan pada tahun 2007 dua kapal pesiar juga terdampar di sana, hingga memerlukan penyelamatan helikopter. Tampaknya Doom Bar selalu aktiv untuk mencari korban baru.

Gundukan pasir pemangsa ini tidak hanya menelan kapal saja, juga ada cukup banyak hal lainnya yang ia mangsa yang berada di dalam jangkauannya. Sekitar 4.000 tahun yang lalu, selama kenaikan permukaan laut besar terakhir di daerah ini, pasir di sini telah memakan seluruh hutan yang pernah ada di dataran berhutan di dekat Cornwall. Dan di hari ini, hutan tersebut telah terendam, terduduk di ujung timur Doom Bar, bekas batang pohon dan rangkanya menyembul dari bawah seperti makhluk laut yang aneh. Dan gundukan pasir ini yang terus bergeser juga telah disalahkan untuk menerkam rumah dan struktur bangunan lainnya yang berada di dekat pantai.

Selain kebiasaan gundukan pasir ini yang tidak hanya menjebak dan merusak kapal, salah satu fitur lain yang lebih meresahkan dari keberadaan Doom Bar ini adalah, ia juga menenggelamkan kapal. Memang, ada banyak kapal yang telah memenuhi akhir takdir mereka di sini telah pergi menghilang di bawah pasir dan tidak pernah terlihat lagi. Salah satu laporan tersebut yang paling terkenal adalah dari sebuah kapal perang dengan 12 meriam bernama HMS Whiting, yang kandas pada tanggal 15 September 1816. Kapal perang ini dihentikan oleh Doom Bar, HMS Whiting ditinggalkan oleh awaknya setelah kapal itu tidak bisa lagi diselamatkan, dan peristiwa ini yang menyebabkan pengadilan dan hukuman kepada Letnan John Jackson dan tiga anggota awak kapalnya karena tuduhan desersi. Menariknya, setelah kecelakaan itu, kapal tersebut secara perlahan ditelan oleh Doom Bar dan menghilang, seakan-akan sedang dikonsumsi dan dicerna oleh monster besar yang bersembunyi di dalam Doom Bar. Upaya baru-baru ini di bulan Mei tahun 2010 oleh Nautical Archaeology Society telah gagal untuk mencari jejak bangkai kapal HMS Whiting dan keberadaannya masih tetap tidak diketahui.

Doom Bar, Gundukan Pasir Pemangsa Kapal

Laporin lain yang terkenal dan misterius berasal dari sebuah kapal yang menghilang tanpa jejak adalah kasus kapal kargo seberat 1.118 ton yang bernama Antoinette, dan kasus ini adalah peristiwa tentang kapal terbesar yang diketahui telah dibenam oleh Doom Bar. Pada tahun 1895, Antoinette sedang dalam perjalanan ke Brasil dengan beban batubara berat ketika kandas dan harus ditarik oleh kapal uap. Namun selama upaya derek ini, seperti ada kekuatan misterius yang menarik kapal tersebut tepat ke arah Doom Bar, setelah itu kapal tersebut segera tenggelam. Sementara para kru diselamatkan, kapal dan muatannya menghilang. Kapal kargo Antoinette sepertinya menolak untuk tenggelam sepenuhnya, seolah-olah Doom Bar tidak ingin membiarkan pergi terbenam di bawah pasir, dan ketika kapal itu tertutup oleh arus pasang dan beristirahat di gundukan pasir, maka ia bisa menjadi ancaman untuk kapal lainnya yang berada di jalurnya. Konon ada yang mencoba untuk menghancurkannya dengan bahan peledak tapi kapal karam tersebut masih tetap berada disana, sebelum perlahan-lahan ditelan oleh pasir dan menghilang sepenuhnya. Dan segala upaya untuk menindaklanjuti pencarian untuk sisa-sisa kapal ini tidak menghasilkan apa-apa. Kapal itu menghilang begitu saja.

Pada bulan Februari 2010, gundukan pasir ini memuntahkan sebagaian kapal karam yang telah lama terkubur di dalamnya, berbagai bentuk dari sisa-sisa kapal karam muncul dan bertumpuk di muara. Kemunculan tiba-tiba ini tentu saja mengacaukan pihak berwenang pelabuhan, dan pada awalnya muncul spekulasi, yakni sisa-sisa kapal karam yang muncul tersebut adalah sebuah perahu nelayan yang disebut Triumph, yang telah menghilang tanpa jejak di Doom Bar pada tahun 1912, tetapi analisis lebih lanjut meyakinkan banyak sejarawan, bahwa kapal itu sebenarnya adalah sisa-sisa kapal Antoinette yang telah lama hilang, ia kembali muncul dari liang pemakamannya. Kepala pejabat pelabuhan setempat Rob Atkinson mengatakan: "Ini terlihat seperti kapal kayu dan kami tampaknya berpikir bahwa itu adalah reruntuhan Antoinette dari tahun 1895." Sebagaimana saat ia berakhir, Antoinette sekali lagi menjadi bahaya laut tersendiri, dan otoritas setempat telah menandainya dengan pelampung sebagai tindakan pencegahan keamanan dari tubrukan kapal yang tak terhindarkan. Demikian juga, ada juga orang-orang yang mencoba untuk menghancurkannya, khususnya ketika Royal Navy Bomb Disposal Unit menggunakan bahan peledak untuk mencoba menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil yang lebih mudah dikelola. Usaha mereka menemui kegagalan, dan kecelakaan tetap terjadi, hingga mengarah ke upaya lebih lanjut untuk membongkar kapal itu dengan menggunakan gergaji.

Kemisteriusan Doom Bar masih menangkap imajinasi manusia untuk hari ini. Telah disebutkan berkali-kali dalam puisi dan sastra, serta menginspirasi terciptanya bir baru yang disebut Doom Bar, yang di buat oleh Sharp Brewery, yang dengan cepat pula menjadi bir dengan penjualan tercepat di Inggris sepanjang masa. Di zaman modern saat ini, Doom Bar biasanya hanya berkuruan sekitar 0,4 mil persegi di daerah tersebut, tetapi ia terus bergeser dalam ukuran pasir yang terus bergerak, yang menyebabkannya berubah menjadi berbagai bentuk yang tak terduga serta dalam berbagai ukuran. Doom Bar masih terduduk di muara ini menentang berbagai upaya manusia untuk menaklukkan atau memahaminya. Mungkin suatu hari Doom Bar akan memerintah di lain tempat, tapi untuk saat ini ia masih sabar terduduk dan menunggu mangsa yang tidak curiga akan bahayanya, ia berselimut dan dikelilingi oleh kabut legenda dan mitos yang terus menerus menimbulkan tanda tanya bagi kita. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda, Wassalamualaikum.

Ketika Bintang Memakan Planetnya Sendiri

Ketika Bintang Memakan Planetnya Sendiri

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Baru baru ini para astronom telah menemukan sebuah bintang yang baru saja terlahir yang dengan cepat pula segera mengkonsumsi planet muda berukuran besar yang mengorbitnya sekali dalam setiap 11 jam. Berarti setahun di planet itu cuma 11 jam dunk? Berarti juga jika manusia tinggal di planet tersebut usia kita bisa sampai puluhan ribu tahun ya? Namun sayangnya planet ini mungkin tidak akan bertahan lama, karena matahari yang berada di dekatnya terus melahapnya dengan rakus.

Nah para astronom di Rice University di Houston, Texas, sedang mencari exoplanets muda yang kemungkinan besar juga akan mengorbit bintang-bintang muda. Dan ditemukan hampir 3.300 exoplanets berada pada orbit bintang-bintang yang lebih muda dari matahari kita sendiri. Bintang muda sendiri diketahui sangat aktif dengan ledakan, medan magnet dan starspots yang dapat menjadi sebuah hal yang fatal bagi planet.

Ketika Bintang Memakan Planetnya Sendiri
Teleskop Harlan J. Smith University of Texas di Austin McDonald Observatory yang digunakan untuk menemukan planet CI Tau b
Dan pada kali ini. Pada tanggal 26 Mei 2016, seorang astronom dari Rice University bernama Christopher Johns Krull mengumumkan tentang penemuan sebuah planet yang dinamakan 'CI Tau b', sebuah planet gas muda berukuran besar, yakni sekitar delapan kali ukuran planet Jupiter yang mengorbit bintang PTFO8-8695 di konstelasi Orion. Menurut studi The Astrophysical Journal, adalah merupakan suatu hal yang luar biasa untuk menemukan sebuah planet yang mengorbit sebuah bintang muda yang marah, dimana pada kenyataannya bahwa planet muda ini sedang dimakan oleh mataharinya sendiri.

Bintang PTFO8-8695 berjarak sekitar 1.100 tahun cahaya dari Bumi dan berusia baru dua juta tahun, usia ini masih dianggap sebagai bayi bintang. Masih sangat muda, dan bahkan saking mudanya, bintang ini masih memiliki cakram sirkumstelar yang berisi gas dan debu. Dan itu bukanlah sebuah alasan untuk harus memakan planet CI Tau b. Mungkinkah karena orbit planet ini yang terlalu dekat dengan lidah panas dari bintang bayi lapar ini yang menyebabkan planet tersebut di ambang kepunahan?

"Sejumlah planet memang diketahui berada pada orbit yang sama kecilnya, akan tetapi bintang ini baru berusia 2 juta tahun, ini adalah salah satu contoh yang paling ekstrim".

Demikian pernyataan dari Johns Krull, yang mengatakan planet ini adalah Hot Jupiter, atau planet panas dengan jumlah massa yang besar dan orbit yang kecil, lapisan planet seperti CI Tau b sangat rentan untuk terkelupas oleh tarikan gravitasi dari bintang mereka, terutama jika berada pada orbit yang sangat dekat.

Ketika Bintang Memakan Planetnya Sendiri
Gambaran panet CI Tau b dan bintang yang PTF08-8695
Lantas apakah planet CI Tau b ini akan segera berakhir di tangan bayi matahari bernama PTFO8-8695 tersebut? Johns-Krull menjawabnya dengan sangat berhati-hati seperti demikian:

"Kita tidak tahu nasib akhir dari planet ini. Planet ini mungkin terbentuk jauh dari bintang dan telah bermigrasi ke titik di mana ia sedang hancur. Kita tahu bahwa memang ada planet yang mengorbit di dekat sekitar bintang muda yang mungkin berada dalam dalam orbit yang stabil. Apa yang kita tidak tahu adalah seberapa cepat planet muda ini akan kehilangan massa dan apakah ia akan kehilangan terlalu banyak untuk dapat bertahan hidup".

Hmm,.. sepertinya planet tersebut memang sedang mengucapkan selamat tingal pada jagad raya, karena mentari yang menyinarinya juga tidak akan berhenti untuk memakannya hingga ia habis dan musnah. Namun penemuan antariksa ini memang sangat menarik untuk mengetahui fakta yang ada bahwa jika sebuah planet tertalu dekat dengan orbitnya maka akan ditelan oleh bintangnya sendiri, sama halnya bila sebuah objek terlalu dekat dengan Black Hole yang berakibat objek tersebut akan dihisap sampai habis. Beruntung ya kita tinggal di planet bumi, dimana bintang kita tidak serakus itu, namun tidak menutup kemungkinan dimana lidah matahari juga dapat menjangkau jauh dan bisa berpotensi membahayakan segala kehidupan yang ada di bumi. Mudah-mudahan saja tidak terjadi seperti itu ya, selamat berfikir, semoga bermanfaat dan Wassalamualaikum.

Yuk Dengarkan Musik Aneh Dari Bintang Tua Berusia 13 Miliar Tahun

Yuk Dengarkan Musik Aneh Dari Bintang Tua Berusia 13 Miliar Tahun

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Jika ditanya terdengar seperti apa ya suara ruang angkasa? Mungkin kebanyakan dari kita akan menganggap bahwa di luar sana akan benar-benar sunyi senyap karena ruang angkasa adalah area vakum. Namun ternyata bintang-bintang juga menghasilkan suara lho! Ah yang benar? Buktinya sebuah tim astrofisikawan dari University of Birmingham telah membuktikan hal tersebut, mereka merekam 'lagu' dari bintang kuno di galaxy Bima Sakti, dan menciptakan beberapa suara musik yang jelas terdengar sangat aneh.

Rekaman suara ini datang dari empat buah bintang di sebuah cluster berusia 13 juta tahun di gugusan galaxy Bima Sakti yang disebut M4, dimana mereka merupakan salah satu gugusan bintang tertua di galaksi kita. Anda dapat mendengarkan bintang-bintang ini bernyanyi dalam sebuah paduan suara yang saya sertakan dalam file suara di bawah ini, atau anda bisa mendengarkan suara dari masing-masing bintang yang di rilis oleh University of Birmingham di dalam sebuah layar interaktif ini di SINI.

REKAMAN SUARA BINTANG


Para peneliti menangkap suara ini berasal dari resonansi osilasi yang terjebak di dalam bintang, dan suara ini tidak hanya menarik untuk didengarkan. Suara ini juga memprovokasi perubahan yang sangat kecil, atau seperti dalam kecerahan bintang, dan juga dapat memberikan kita banyak informasi tentang galaksi tempat kita tinggal. Dengan mengukur nada osilasi ini, maka mungkin bagi kita untuk menentukan massa dan usia bintang dalam disiplin ilmu yang disebut astroseismology.

Yuk Dengarkan Musik Aneh Dari Bintang Tua Berusia 13 Miliar Tahun
Cluster bintang-bintang M4
Seorang Profesor bernama Bill Chaplin, yang memimpin kolaborasi internasional di asteroseismology menjelaskan:

"Sama seperti arkeolog yang dapat mengungkapkan masa lalu dengan menggali bumi, kita juga dapat menggunakan suara di dalam bintang untuk melakukan arkeologi galaxy".

Memang, dengan menggunakan astroseismology, para astronom dapat mengungkap informasi yang tepat dan akurat tentang beberapa bintang tertua daripada orang-orang sebelumnya yang telah mempelajari hal ini dengan menggunakan metode lain yang berbeda.

Dr Andrea Miglio dari University of Birmingham School of Physics dan Astronomy, yang memimpin penelitian ini mengatakan dalam sebuah pernyataannya:

"Kami sangat senang untuk dapat mendengarkan beberapa peninggalan kuno dari bintang-bintang di awal alam semesta. Bintang-bintang yang telah kita pelajari benar-benar merupakan fosil hidup dari masa pembentukan galaksi kita, dan kami sekarang berharap untuk dapat membuka rahasia tentang bagaimana spiral galaksi-galaksi terbentuk, seperti kita sendiri, terbentuk dan berevolusi".

Hmm menarik sekali, bahkan luar angkasa saja memiliki suara, ini benar-benar di luar dugaan kita, dan tentu saja penemuan ini akan sangat membantu para ilmuwan untuk terus mencari tahu informasi-informasi yang tentunya akan sangat berguna dalam ilmu pengetahuan manusia kelak. Lantas bagaimana dengan suara sangkakala? Dengan adanya penemuan ini, sepertinya hal itu akan sangat sangat mungkin. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum. Credit image CC by 3,0 Mike Durkin on Flickr.

Baca Juga; Rekaman Suara Alien

Apakah Alam Semesta Memiliki Tepi?

Apakah Alam Semesta Memiliki Tepi?
The globular cluster NGC 6397 (terlihat dari gambar Hubble Space Telescope), terletak sekitar 7.200 tahun cahaya, diperkirakan berusia 13,5 milyar tahun yang membuat cluster antara objek-objek pertama galaksi yang terbentuk setelah Big Bang.
Kredit: NASA, ESA, dan H. Richer (University of British Columbia)
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Alam semesta ini terus berkembang dan berkembang luas pada tingkat yang semakin meningkat. Jadi jika semesta ini diumpamakan seperti balon, mengapa alam semesta ini terus tumbuh? Dengan kata lain, lantas apa yang berada di luar alam semesta?

Kopral Wojtek - Beruang Pahlawan Perang Dunia Kedua

Kopral Wojtek - Beruang Pahlawan Perang Dunia Kedua

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Perang selalu memiliki cara untuk membawa banyak hal dari kombinasi kengerian dan keanehan. Di sepanjang sejarah, manusia telah berjuang satu sama lain, dan dari tengah-tengah dari pertempuran ini bermunculan cerita yang benar-benar aneh yang kadang-kadang sulit untuk benar-benar dikategorikan. Salah satu cerita aneh datang dari medan perang Perang Dunia II, di mana kisah teror dan kekerasan yang diselingi dengan kisah aneh menjadi tak terbantahkan. Di sini kita dapat menemukan kasus yang tampaknya seperti keluar dari film fiksi, dimana seekor beruang yatim piatu yang berbadan sangat besar pergi meninggalkan alam liar untuk kemudian menjadi salah satu pahlawan perang tanpa tanda jasa, dan dari semua bukti yang ada telah menemukan cara paling unik untuk mengejutkan kita semua.

Black Hole Mungkin Hanyalah Sebuah Hologram

Black Hole Mungkin Hanyalah Sebuah Hologram

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Black Hole atau lubang hitam terus menerus menimbulkan misteri dan spekulasi yang bergentayangan dalam dunia sains. Berbagai teori hadir dengan segala dukungan bukti yang selalu bisa memaksa perdebatan diantara ilmuwan antariksa, seperti baru-baru ini lubang hitam telah menjadi semakin misterius berkat sebuah penelitian baru. Karena, tidak seorang yang dapat melihat lubang hitam disebabkan cahaya sendiri bahkan tidak dapat melarikan diri dari tarikan gravitasinya yang super kuat, dan tidak ada yang tahu Black Hole sendiri terbuat dari apa. Hingga tibalah saat ini, dimana para fisikawan menduga bahwa lubang hitam bukanlah objek tiga dimensi, melainkan objek dua dimensi yang memproyeksikan dirinya dalam bentuk 3D, yakni hologram.

Alam semesta 3D
Alam semesta dalam sebuah Hologram (Tu Wien)
Pada tahun 1990, seorang fisikawan Sanford, Leonard Susskind berhipotesa bahwa alam semesta itu sendiri membutuhkan dua dimensi untuk mengoperasikan hukum fisika dengan benar. Dunia ini tampak dalam bidang 3D untuk kita, tapi pada kenyataannya tidak. Dan "Hipotesa Jologram" ini sekarang sedang diterapkan pada lubang hitam.

Fisikawan teori ini membangun sebuah model baru dengan menggunakan perhitungan baru dari lubang hitam, menggunakan teori gravitasi kuantum untuk memeriksa entropi (kelainan/keacakan) yang ada di lubang hitam. Sebuah black hole bisa saja menjadi lingkaran datar dua dimensi sederhana tetapi menunjukkan sifat dari objek tiga dimensi. Dengan demikian, kualitas dari objek tiga dimensi hanyalah ilusi optik.

Black Hole Mungkin Hanyalah Sebuah Hologram
Rendering Back Hole di galaksi Bima Sakti.
Dr Daniele Pranzetti, seorang fisikawan di Max Planck Institute for Theoretical Physics di Munich, Jerman, dan Co-author studi ini mengatakan;

"Kami mampu untuk menggunakan model yang lebih lengkap dan lebih kaya dibandingkan dengan apa yang dilakukan di masa lalu, dan mendapatkan hasil yang jauh lebih realistis dan kuat. Hal ini memungkinkan kami untuk menyelesaikan beberapa ambiguitas yang mempengaruhi perhitungan sebelumnya".

Ini juga menunjukkan bahwa semua benda yang jatuh ke dalam lubang hitam akan sepenuhnya dikandung dalam fluktuasi gravitasi di permukaan. Sebuah objek bisa saja disembunyikan di daerah dengan permukaan datar. Studi baru ini memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan wawasan yang lebih jauh dari lubang hitam dan wilayah gravitasinya. Namun semakin jauh lubang hitam di pelajari, malah semakin memberi banyak misteri baru untuk dipecahkan. Dan entah sampai kapan misteri besar ini akan difahami sepenuhnya. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Danau Ini Lenyap Hanya Dalam Semalam

Danau Ini Lenyap Hanya Dalam Semalam

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Lagi dan lagi fenomena alam yang aneh terus bermunculan, setelah beberapa waktu lalu dunia di kejutkan dengan kemunculan danau secara tiba-tiba, lantas kali ini malah kebalikannya, sebuah danau mendadak lenyap hanya dalam semalam? Kejadian aneh yang cukup mengganggu ini terjadi hampir di seluruh dunia dengan frekuensi yang lebih besar. Yang terbaru terjadi kali ini di wilayah Patagonia di dekat ujung selatan Chile. Danau Riesco, dengan luas sekitar 1400 hektar (14 km persegi / 5,4 mil persegi) ini cukup populer dimata penggemar hobi memancing dan wisatawan, tanpa ada tanda-tanda apapun, danau ini menghilang, dan tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa ini terjadi.

Danau Ini Lenyap Hanya Dalam Semalam
Danau Riesco, sebelum dan sesudah menghilang
Media lokal menunjukkan foto-foto kondisi di daerah itu sebelum dan setelah kejadian pada tanggal 30 Mei, 2016, sebuah pemandangan yang sangat kontras tentunya, foto yang menggambarkan adegan di tempat yang dulunya dinamakan Lake Riesco (Lago Riesco) di lembah sungai Blanco di provinsi Aysen, 27 km (16 mil) dari ibukota provinsi Puerto Aysen. Sebelum kehancurannya, Lago Riesco memiliki kedalaman maksimum 130 meter (425 kaki) dan kedalaman rata-rata 72 meter (236 kaki). Setelah kehancurannya tiba, tempat itu mendadak kering. Mengapa?

Danau Ini Lenyap Hanya Dalam Semalam
Kemana perginya Danau Riesco?
Sebuah laporan pada tanggal 30 Mei mengatakan "masih belum ada informasi resmi tentang kasus ini." Aktivitas gunung berapi di daerah ini juga "stabil", terbukti dengan tidak adanya aktivitas vulkanik yang tidak biasa. Secara tidak resmi, ada sebuah spekulasi yang menunjuk ke sebuah kemungkinan penyebab lenyapnya danau ini. Ada bagian dari sisi Danau Riesco yang berada tepat pada posisi Liquiñe-Ofqui Fault, sebuah istilah geologi dari sebuah garis patahan besar yang terbentang sejauh 1.200 km melalui Chili selatan. Liquiñe-Ofqui ini secara teratur memicu gempa bumi, namun anehnya tidak ada aktivitas seismik yang signifikan yang dilaporkan sebelum hilangnya danau Riesco. Dan dilaporkan tidak ada lubang atau celah-celah di mana air bisa pergi yang terlihat.

Ada juga sebuah penjelasan yang kurang masuk akal, yakni kekeringan yang disebabkan oleh El Nino yang mempengaruhi daerah tersebut. Rata-rata curah hujan di wilayah Danau Riesco pada tahun ini hanya 34% dari curah hujan tahunan normal. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa danau ini berada pada tingkat yang lebih rendah dan kemudian terus menyusut, namun penurunan debit air karena iklim akan terjadi secara bertahap, tidak terjadi secara tiba-tiba, apalagi sampai menghilang hanya dalam semalam. Meskipun begitu, ini adalah penjelasan awal yang diberikan oleh Marcio Villouta Alvarado, Mentri Regional Secretary of Public Works Chili.

Danau Ini Lenyap Hanya Dalam Semalam
Mungkinkah Danau Riesco akan kembali lagi?
Saat ini dunia masih bingung dengan hilangnya sebuah danau besar yang lenyap hanya dalam semalam tanpa aktivitas gempa, suara keras longsoran tanah ataupun jatuhnya meteor yang bisa menguras habis air danau, bukan juga disebabkan perubahan mendadak dan drastis pada cuaca atau penjelasan logis lainnya untuk peristiwa aneh ini. Mungkin jauh di dalam hutan yang indah di Patagonia menyimpan jawaban yang masih terus di cari ini. Jika tidak, lantas apa lagi yang bisa menyebabkan semua itu? Penduduk lokal, pelaut, perenang dan burung danau sedang menunggu penjelasan. Meski sudah terlambat untuk para ikan penghuni danau, mereka telah pergi bersamaan dengan hilangnya danau tersebut. Bumi memang semakin aneh ya kan? Mungkin semua peristiwa aneh ini sedang mengajak kita untuk berfikir tentang kesalahan apa yang telah kita lakukan, dan apa yang harus kita buat untuk memperbaikinya. Terimakasih telah membaca, semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Misteri Menghilangnya Pulau-Pulau Tanpa Jejak

Misteri Menghilangnya Pulau-Pulau Tanpa Jejak

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Lautan dunia masih dan selalu menjadi sumber dari begitu banyak misteri yang tampaknya tak pernah terbatas dan tidak pernah diketahui. Dan salah satu teka-teki terbesar yang mengendap di dasar lautan adalah, kebiasaan laut yang sering menelan sesuatu tanpa jejak. Sejarah mencatat banyak peristiwa penting dalam kisah-kisah tentang kapal, pesawat, kapal selam, dan perenang yang telah berkelana di lautan, hanya untuk berputar tanpa arah di tempat ini, bingung dengan keberadaan tanpa petunjuk mengenai apa yang sedang terjadi pada mereka. Namun dari semua keanehan tentang hilangnya banyak hal yang dijelaskan, salah satu fenomena yang masih berdiri tegak dalam kemisteriusan tingkat tinggi, adalah tentang dimana pulau-pulau yang berbaris di lautan tiba-tiba lenyap begitu saja, pulau hantu yang menghilang tersebut telah berhasil membuat pelaut bingung selama berabad-abad, memicu berbagai imajinasi dan berhasil menghindar dari setiap jawaban logika, untuk kemudian menjadi salah satu misteri yang paling aneh dari lautan di dunia. Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas dunia yang aneh dari pulau-pulau yang menghilang tanpa jejak.

The Battle Of La Drang - Ketika Tentara AS Di Kepung Pasukan Komunis Vietnam

Pertempuran La Drang Vietnam

"Tidak ada yang ingin terlihat lemah dalam menghadapi agresi komunis"

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Pada tanggal 14 November 1965, kesatuan tentara dari Batalion ke 2, Kavaleri ke 7, diterbangkan dengan helikopter dan mendarat di sebuah lokasi terpencil, tepatnya di lembah Ia Drang, sebuah dataran tinggi tengah wilayah Vietnam Selatan. Dan hanya dalam waktu satu jam saja, tentara ini langsung diserbu oleh pasukan komunis Vietnam Utara, menjadikan area ini banjir darah dalam pertempuran selama empat hari yang menewaskan ratusan pasukan Amerika, serta lebih dari 1.000 orang Vietnam dan pertempuran ini tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pertempuran yang mengubah peta kekuatan dari Perang Vietnam.